Senin, 15 Oktober 2012

PARAGRAF & TABEL DALAM LATEX


Paragraph berguna untuk membuat alenia kalimat. Di dalam dokumen latex, paragraf dipisahkan satu dari yang lain oleh satu atau beberapa baris kosong atau perintah \par. Jika dalam sebuah paragraf ada baris yang ingin dimulai dengan baris baru tanpa memulai paragraf baru, maka paragraf sebelum baris baru ini diakhiri dengan perintah \\ atau \newline.
     Sedangkan Tabel dalam latex cara menuliskan perintahnya harus ditempatkan diantara \begin{table} dan \end{table}. Ada beberapa hal yang harus diketahui tentang format perintah membuat tabel dalam latex, yaitu:

a.       \begin{table}[htbp] : untuk mengatur posisi tabel dan tulisan pada suatu halaman dengan format tertentu.
- h : tabel diletakkan persis ditempat perintah tsb dituliskan
- t  : tabel diletakkan dibagian atas halaman
- b : tabel diletakkan dibagian bawah halaman
- p : tabel diletakkan pada halaman khusus yang hanya memuat tabel itu

b.      \begin{center} : untuk mengatur tabel terhadap posisi tepi dokumen.

c.       \begin{tabular}{|c|l|r|} : untuk menggambar 3 kolom tabel. { c | l | r } mewakili alignment center, left, dan center untuk setiap kolomnya.

d.      \hline : untuk membuat potongan garis horizontal atau membuat garis per 1 record.

e.       \Caption{Judul Tabel}: untuk memberikan judul tabel.



Bentuk umum dari Paragraf dan Tabel dalam LATEX ?

-Bentuk umum dari paragraf dalam latex :

\begin{     }
Isi paragraf
\end{        }

-Bentuk umum dari tabel dalam latex :

\begin{table}[htbp]
\begin{center}
\begin{tabular}{|c|l|r|}
\hline
     Judul Kolom 1 & Judul Kolom 2 & Judul Kolom 3 \\
\hline
     Isi Baris 1 Kolom 1 & Isi Baris 1 Kolom 2 & Isi Baris 1 Kolom 3 \\
     Isi Baris 2 Kolom 1 & Isi Baris 2 Kolom 2 & Isi Baris 2 Kolom 3 \\
\hline
\end{tabular}
\caption{Contoh Tabel}
\end{center}
\end{table}
  


 Contoh program latex buat Paragraf dan Tabel ?

-Membuat paragraf

\begin{dokumen putri}
LATEX Merupakan  suatu perangkat lunak pengolah kata yang dibuat oleh Donald E.
\end{dokumen putri}

-Membuat Tabel

\begin{table}[htbp]
\begin{center}
\begin{tabular}{|c|l|r|}
\hline
     Nama & NPM & KELAS \\
\hline
     Putri & 151111111 & 1ka02 \\
     Wijayanti & 1511111111& 1ka02 \\
\hline
\end{tabular}
\caption{LATIHAN 1}
\end{center}
\end{table}



Sumber :

imranzulmi.blogspot.com/2011/04/paragraph-pada-latex.html

brianhand93.blogspot.com/2012/01/latex.html

google

LATEX


LATEX merupakan Bahasa pemrograman yang diciptakan khusus dan menjadi bagian utama dari sistem pengaturan teks hasil pengetikan (typesetting system) yang menghasilkan dokumen/publikasi teks dan matematis yang berkualitas. LATEX juga merupakan salah satu perangkat pengolah kata (word processor) yang dibuat oleh Donald E. Knuth, pada bulan Mei 1977. Pada awalnya, ditujukan untuk pembuatan dokumentasi teknik dengan simbol-simbol matematis. Namun kini banyak digunakan untuk pembuatan artikel-artikel dan buku-buku yang bersifat non teknis. Pada awalnya, LATEX berasal dari TEX, yang dibuat dengan bahasa pemrograman Pascal. Namun pada pengembangannya kemudian, dibuat dengan dengan bahasa C. Karena saat itu, perintah-perintah pada TEX dirasakan sangat sulit untuk membuat dokumen yang terstruktur, yang terdiri dari unsur-unsur seperti: bab, sub-bab, paragraf, tabel, gambar yang berurutan, dan lain sebagainya. Oleh Leslie Lamport, TEX kemudian disempurnakan dengan perintah-perintah tambahan yang mendukung pembuatan dokumen yang terstruktur. Hasil dari penyempurnaan inilah yang kemudian kita kenal dengan LATEX. Saat ini LATEX senantiasa mengalami perkembangan yang semakin lengkap, namun juga semakin kompleks. LATEX yang diperkenalkan oleh Leslie Lamport, dikenal sebagai LATEX versi 2.09.

Kelebihan latex, antara lain sebagai berikut:
1.    Memiliki kelebihan dalam penambahan: warna, font dan grafik.
2.    Pemberian standard penulisan baku untuk teks, formula teknis, dan pembuatan tabel.
3.    Pemberian kemudahan dalam penulisan naskah non teknis.
4.    Portabilitas dokumen pada bagian platform.
5.    Dukungan terhadap berbagai bahasa (multilingual support)
6.    Dukungandan pemeliharaan yang handal dari kelompok LATEX, yang dipimpin oleh Frank Mittelbach.

Tahap  Membuat Dokumen pada LATEX :
  1. Ketik dokumen pada suatu text editor ringan
  2. Berikan perintah LATEX untuk mengatur dokumen
  3. Compile dokumen untuk membentuk file .pdf , .dvi, .ps .

Format perintah-perintah dalam LATEX :
  1. Semua perintah dalam LATEX diawali dengan tanda Backslash ( \ ).
  2. Antara perintah dengan isi dokumen ada 1 spasi kosong.
  3. Semua perintah LATEX case-sensitive.
  4. Sekelompok dokumen atau teks dapat dikelompokkan dengan kurung kurawal{ dan}.
  5. Beberapa perintah LATEX butuh argumen (perintah tambahan).
            - Mandatory, ditulis dengan kurung kurawal & boleh kosong.
            - Optional, dituliskan tanda kurung kotak & harus diisi.

Syntax – syntax umum  LATEX :
  1. Pembuatan paragraf dengan \paragraph {Kata Pembuka}
  2. Memisahkan baris dengan \\ atau \newline
  3. Untuk memisahkan baris \linebreak
  4. Untuk berpindah halaman \newpage
  5. Catatan kecil (Footnote) pada sebuah halaman \footnote. 


Sumber :

 id.wikipedia.org/wiki/Lateks

google

Minggu, 07 Oktober 2012

ORGANISASI




Pengertian Organisasi

Secara umum organisasi dapat diartikan sebagai sebuah sistem yang terdiri dari sekelompok individu yang melalui suatu hierarki sistematis dalam pembagian kerja, dalam rangka mencapai tujuan yang telah ditetapkan secara struktural  dan sistematis.

Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
  • Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui  orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
  •  James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama. 
  •  Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
  • Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
  • Boone dan Katz menyatakan organisasi adalah suatu proses tersusun yang orang-orangnya berinteraksi untuk mencapai tujuan, dari definisi tersebut disimpulkan bahwa organisasi mencakup 3 elemen pokok :
  1. Interaksi manusia
  2. Kegiatan yang mengarah pada tujuan
  3. Struktur organisasi itu sendiri

Ciri-Ciri Organisasi

llmu organisasi merupakan ilmu yang penting dimiliki, karena dalam kehidupan kita tidak lepas dari organisasi. Di mulai dari lingkungan yang sederhana dari keluarga, hingga struktur yang rumit seperti organisasi pemerintahan.

Adapun ciri-ciri organisasi:

1.      Mempunyai tujuan & sasaran
2.      Mempunyai keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
3.      Adanya kerja sama dari sekelompok orang
4.      Mempunyai koordinasi tugas dan wewenang-Adanya komponen ( atasan dan bawahan) –
5.      Adanya kerja sama (cooperative yang berstruktur dari sekelompok orang)
6.      Adanya tujuan
7.      Adanya sasaran
8.      Adanya keterikatan format dan tata tertib yang harus ditaati
9.      Adanya pendelegasian wewenang dan koordinasi tugas-tugas

Menurut Berelson dan Steiner(1964:55) sebuah organisasi memiliki ciri-ciri sebagai berikut :

  • Formalitas, merupakan ciri organisasi sosial yang menunjuk kepada adanya perumusan tertulis daripada peratutan-peraturan, ketetapan-ketetapan, prosedur, kebijaksanaan, tujuan, strategi, dan seterusnya.
  • Hierarkhi, merupakan ciri organisasi yang menunjuk pada adanya suatu pola kekuasaan dan wewenang yang berbentuk piramida, artinya ada orang-orang tertentu yang memiliki kedudukan dan kekuasaan serta wewenang yang lebih tinggi daripada anggota biasa pada organisasi tersebut.
  • Besarnya dan Kompleksnya, dalam hal ini pada umumnya organisasi sosial memiliki banyak anggota sehingga hubungan sosial antar anggota adalah tidak langsung (impersonal), gejala ini biasanya dikenal dengan gejala “birokrasi”.
  • Lamanya (duration), menunjuk pada diri bahwa eksistensi suatu organisasi lebih lama daripada keanggotaan orang-orang dalam organisasi itu.

Ada juga yang menyatakan bahwa organisasi sosial, memiliki beberapa ciri lain yang behubungan dengan keberadaan organisasi itu. Diantaranya ádalah:

  • Rumusan batas-batas operasionalnya(organisasi) jelas. Seperti yang telah dibicarakan diatas, organisasi akan mengutamakan pencapaian tujuan-tujuan berdasarkan keputusan yang telah disepakati bersama. Dalam hal ini, kegiatan operasional sebuah organisasi dibatasi oleh ketetapan yang mengikat berdasarkan kepentingan bersama, sekaligus memenuhi aspirasi anggotanya.
  • Memiliki identitas yang jelas. Organisasi akan cepat diakui oleh masyarakat sekelilingnya apabila memiliki identitas yang jelas. Identitas berkaitan dengan informasi mengenai organisasi, tujuan pembentukan organisasi, maupun tempat organisasi itu berdiri, dan lain sebagainya.
  • Keanggotaan formal, status dan peran. Pada setiap anggotanya memiliki peran serta tugas masing masing sesuai dengan batasan yang telah disepakati bersama.
  • Jadi, dari beberapa ciri organisasi yang telah dikemukakan kita akan mudah membedakan yang mana dapat dikatakan organisasi dan yang mana tidak dapat dikatakan sebagai sebuah organisasi.

Unsur-Unsur Organisasi

Setiap bentuk organisasi akan mempunyai unsur-unsur tertentu, yang antara lain sebagai berikut:

Man
Man (orang-orang), dalam kehidupan organisasi atau ketatalembagaan sering disebut dengan istilah pegawai atau personnel. Pegawai atau personnel terdiri dari semua anggota atau warga organisasi, yang menurut fungsi dan tingkatannya terdiri dari unsur pimpinan (administrator) sebagai unsur pimpinan tertinggi dalam organisasi, para manajer yang memimpin suatu unit satuan kerja sesuai dengan fungsinya masing-masing dan para pekerja (nonmanagement/workers). Semua itu secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi.

Kerjasama
Kerjasama merupakan suatu perbuatan bantu-membantu akan suatu perbuatan yang dilakukan secara bersama-sama untuk mencapai tujuan bersama. Oleh karena itu, semua anggota atau semua warga yang menurut tingkatan-tingkatannya dibedakan menjadi administrator, manajer, dan pekerja (workers), secara bersama-sama merupakan kekuatan manusiawi (man power) organisasi. 

Tujuan Bersama
Tujuan merupakan arah atau sasaran yang dicapai. Tujuan menggambarkan tentang apa yang akan dicapai atau yang diharapkan. Tujuan merupakan titik akhir tentang apa yang harus dikerjakan. Tujuan juga menggambarkan tentang apa yang harus dicapai melalui prosedur, program, pola (network).

Peralatan (Equipment)
Unsur yang keempat adalah peralatan atau equipment yang terdiri dari semua sarana, berupa materi, mesin-mesin, uang, dan barang modal lainnya (tanah, gedung/bangunan/kantor).

Lingkungan (Environment)
Faktor lingkungan misalnya keadaan sosial, budaya, ekonomi, dan teknologi. kebijaksanaan (policy), strategi, anggaran (budgeting), dan peraturan-peraturan (regulation) yang telah ditetapkan. Dan juga beberapa tujuan tertentu,


Teori Organisasi

Teori Organisasi muncul pada abad 19 yang dilatar belakangi oleh revolusi Inggris dan kelahiran perusahaan raksasa yang ada di Amerika Serikat.

Teori klasik kadang disebut teori tradisional yang berisi konsep-konsep tentang organisasi mulai tahun seribu delapan ratusan. Dalam hal ini,organisasi secara umum digambarkan oleh para teoritis klasik sebagai sangat sentralisasi dan tugas-tugasnya terspesialiassi,serta menberikan petunjuk mekanisme structural yang kaku tidak mengandung kreatifitas. Teori klasik berkembang dalam 3 aliran yang dibangun atas dasar anggapan-anggapan yang sama dan mempunyai efek yang sama, yaitu :teori birokrasi,teori administrasi dan teori manajemen ilmiah. 

Teori organisasi Neoklasik. Teori  neoklasik dikenal sebagai teori hubungan manusiawi dan dikembangkan atas dasar teori klasik.anggapan dasar teori ini adalah menekankan pentingnya aspek psikologis dan social karyawan sebagai individu maupun sebagai bagian kelompok kerjanya,sebagai sekelompok orang dengan tujuan bersama. Percobaan-percobaan di Howthrone yang dilakukan dari tahun 1924 sanmpai 1932 menandai permulaan perkembangan teori hubungan manusiawi.Percobaan ini merupakan kristalisasi teori neokalsik.Penemuan Howthrone telah menambah dimensi baru bagi teori organisasi.Dan pada akhirnya percobaan-percobaan Howthrone menunjukkan bagaimana kegiatan kelompok-kelompok kerja kohesif sangat berpengaruh pada operasi organisasi.

Teori organisasi modern disebut juga analisa system pada organisasi merupakan aliran terbesar ketiga dalam teori organisasi dan manajemen.Teori ini melihat bahwa semua unsure organisasi merupakan satu kesatuan dan saling ketergantungan yang didalamnya mengemukakan bahwa organisasi bukanlah suatu system tertutup yang berkaitan dengan lingkungan yang stabil,tetapi organisasi merupakan system yang terbuka.  


II. Manajemen dan Organisasi

Manajemen adalah proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerjasama antar manusia. Rumusan tersebut mengandung pengertian adanya hubungan timbal balik antara kegiatan dan kerjasama disatu pihak dengan tujuan di pihak lain.
Untuk dapat mencapai tujuan tersebut maka perlu dibentuk suatu organisasi yang pada pokoknya secara fungsional dapat diartikan sebagai sekelompok manusia yang dipersatukan dalam suatu kerjasama yang efisien untuk mencapai tujuan. Sehingga dapat dikatakan bahwa fungsi organisasi adalah sebagai alat dari manajemen untuk mencapai tujuan. Jadi, dalam rangka manajemen maka harus ada organisasi, demikian eratnya dan kekalnya (consistency) hubungan antara manajemen dan organisasi.


III.   Managemen dan Tata Kerja

Tata kerja atau metode adalah satu cara bagaimana ( how ) agar sumber  – sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan dengan tepat pula. 
Dengan tata kerja yang tepat mengandung arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat pada pokoknya ditujukan untuk menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia. Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan. Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat.

Jadi hubungan antara manajemen dan tata kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :

Manajemen, menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan sumber - sumber serta waktu sebagai factor - faktor yang diperlukan untuk pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.

Tata Kerja, menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai dengan sumber - sumber dan waktu yang tersedia.